Saya terinspirasi menulis tema sahabat, karena baru pertama kalinya saya menemukan fungsi sahabat yang benar-benar bermakna dalam hidup saya. Apa perbedaan sahabat dengan teman?, klo menurut saya sahabat adalah orang yang kita kenal sudah lama, yang sejak kita kecil, orang tersebut sudah hadir dalam kehidupan kita dan orang tersebut masih berkomunikasi dengan kita sampai saat ini, sedangkan teman adalah orang yang baru kita kenal dan belum mengetahui kehidupan kita secara detail.

Disaat saya mengalami musibah, pasti didalamnya terdapat keluh kesah, kegelisahan, kepenatan dalam hidup ini, dan sahabat benar-benar membantu dalam memecahkannya. Ketika musibah datang bertubi-tubi kepada saya, pertama kali saya membicarakan hal itu adalah kepada sahabat dan bahkan sebelum saya berbicara kepada mereka, mereka sudah mengetahuinya. Ketika pula rasa penat dan kegelisahan itu datang, saya bercerita pula kepada teman, mereka mau mendengarkan semua yang saya alami dan hal tersebut bisa membuat perasaan saya lebih gembira. Ada kalanya ketika hal yang tidak dapat saya bicarakan kepada orang tua, maka hal tersebut saya bicarakan kepada sahabat, seperti hobi dan minat yang saya lakukan. Kenapa saya tidak membicarakan hobi dan minat kepada orang tua?, karena saya tidak ingin membebankan pikiran mereka dengan masalah sepele ini, kenapa saya sebut masalah ini sepele, karena hobi dan minat ini termasuk keegoisan saya belaka. Hobi dan minat saya tidak berkaitan dengan pedidikan yang saya tempuh oleh karena itu, saya sebut hal ini dengan masalah sepele dan hanya mementingka ego saja.Saya pernah membaca suatu majalah, dan itu berkaitan dengan orang-orang yang ada disekeliling kita. Jika kita sedang berkumpul dengan mereka maka masing-masing dari mereka mempunyai karakter tersendiri, seperti ada yang nerima bila di jelek oleh satu sama lain dan orang tersebut lebih mudah untuk disuruh, dan ada pula yang sangat keras kepala, tetap teguh dengan pendiriannya dan tidak ingin tersaingi dengan yang lain, ada pula yang mempunyai karakter kepenimpinan, lebih tegas, dan bisa di andalkan dalah memecahkan suatu masalah yang buntu. Dimanakan posisi saya?,itu hanya bisa dinilai oleh orang lain yang melihat saya. Ketika saya membaca majalah tersebut, saya menyatakan hal tersebut memang benar adanya. hal tersebut, jika satu sama lain dari kita memiliki karakter berbeda, bisa membuat saya senang karena perbedaan tersebut bisa membuat kita lebih dewasa, bukan malah menjadi pertentangan yang melebar luas dan tidak ada akhirnya.

Referensi :

pengalaman pribadi