Sudah lebih dari tiga bulan saya berada dirumah. Saya tidak bisa pergi kemana-mana, karena saya mendapat cobaan yang berat, seperti misalnya untuk jalan ke kamar mandi saja, saya membutuhkan usaha yang keras, apalagi untuk melewati jalanan yang menanjak yang merupakan suatu halangan tersendiri bagi saya untuk melaluinya, jika untuk berkeliling rumah saja meggunakan usaha yang besar, apalagi berpergian keluar rumah, sungguh tidak bisa dibayangkan .

Ahhh tidakkk, Rasa bosan pun terus menghantui dan membayangi hariku, karena saya tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasa. Saya belum bisa pergi kemana-mana, saya tidak bisa mengikuti ujian ataupun kuliah, jalan-jalan, ataupun sekedar main untuk melepas kejenuhan ini. Sebelum kejadian ini, sempat juga saya dan teman-teman ingin berlibur menikmati liburan semester, tapi apa daya saya tidak bisa ikut.

Penderitaan di atas belumlah sempurna. Ada tambahan penderitaan lagi buat saya dengan keadaan barang-barang pribadi yang rusak dan sedikit mengenaskan. Lengkap sudah penderitaan saya, benar-benar paket yang sangat sempurna. Ingin sekali rasanya tidak mendapat paket tersebut, lebih baik untuk orang lain saja. Atau jika paket tersebut bisa di undi lagi, undi saja lagi dan saya akan menarik nomor undian agar bukan saya yang mendapatkannya. Jika paket tersebut bisa saya jual, maka saya akan menjual secepatnya atau memberikan cuma-cuma kepada orang lain. Namun apa daya, tidak ada yang bisa saya lakukan untuk merubah keputusan dan kebijakkan terhadap paket tersebut.

Referensi :

pengalaman pribadi